Thursday, June 13, 2013

my playlist has changed part iii

Yep sekaranglah saatnya mengganti playlist gw setelah beberapa lama kagak gw apdet, membuat gw kesal kebosanan dengan lagu yang itu2 aja yang ada di HP gw...

anyway, here's the list folks!

1. Three Degrees - When Will I See You Again

Seriously, pertama denger lagu ini lo dijamin akan merasa malas dengan nadanya yang terlalu mendayu, lirik yang terlalu melayu (melayu persi bule tentunya), tapi somehow someway this silly song sounds so sweet for me...

When will I see you again?
When will we share precious moments?
Will I have to wait forever?
Or will I have to suffer and cry the whole night through?

When will I see you again?
When will our hearts beat together?
Are we in love or just friends?
Is this my beginning or is this the end?
When will I see you again?

2. Andy Williams - (Where Do I Begin) Love Story

Cewek2 pasti tau nada lagu ini. Karena setiap orgel yang gw pernah liat pasti menyenandungkan nada lagu ini. Setau gw lagu ini sendiri merupakan OST dari film jadul yang sangat sangat terkenal pada masanya dan bahkan terkenal sampe sekarang, Gone With The Wind. Film ini diangkat dari novel berjudul sama, yang kayanya sampe sekarang menjadi bacaan wajib bagi para pecinta novel romantis. Gw sendiri belum pernah baca, but I'd love to. Tapi beberapa kali ke periplus, gak pernah nemuin novel dewa ini.

She fills my heart
With very special things
With angel songs
With wild imaginings

She fills my soul
With soo much love
That anywhere i go
Im never lonely
With her along who could be lonely

I reach for her hand
It's always there

3. Ray Peterson - Tell Laura I Love Her

Lagu yang dari kecil udah gw apal mati gara2 selalu disetel sama bokap gw. Entah di audio set di ruang keluarga, di mobil, bahkan suka dinyanyiin sama bokap gw pas lagi mandi. Lagu ini bercerita tentang kisah cinta tragis antara si Laura dan Tommy. Tommy yang ingin melamar Laura setelah memenangkan Racing Championship, namun akhirnya gagal karena Tommy mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya. Dan di sela2 napas terakhirnya, dia mengatakan "Tell Laura I love her"

No one knows what happened that day,
How his car overturned in flames,
But as they pulled him from the twisted wreck,
With his dying breath they heard him say,

"Tell Laura I love her."
"Tell Laura I need her.
Tell Laura not to cry,
My love for her will never die."

4. Andy Williams - Speak Softly Love

Sontrek dari salah satu film terbaik sepanjang masa, the trilogy of Godfather. Nada awalnya yang menyayat hati dan langsung mengingatkan akan akting keren dari Marlon Brando dan Al Pacino. Nada awalnya akan langsung mengingatkan kita akan betapa suram dan dramatisnya kehidupan para mafia2 dengan segala intrik dan konflik yang seakan tak akan pernah terputus.

Speak softly love and hold me warm against your heart
I feel your words the tender trembling moment start

We're in a world, our very own

Sharing a love that only few have ever known

Wine colored days warmed by the sun
Deep velvet nights, when we are one

Speak softly love so no one hears us but the sky
The vows of love we make we'll live until we die

My life is yours, and all because
Y
ou came into my world with love so softly love


5. Ruben Studdard - Flying Without Wings

Lagu yang dipopulerkan kembali oleh Westlife ini (dan sedihnya gw sendiri tau lagu ini setelah dibawakan oleh Westlife) sangat sangat sangat bagus. Tapi ternyata oh ternyata, banyak yang gak terlalu nangkep liriknya (padahal liriknya gampang). Bahkan temen gw yang lyric-oriented juga baru sangat sangat menyukai lagu ini setelah gw suruh dengerin lagu ini baik2 dan telaah liriknya yang oke banget ini.

But for me it's waking up beside you
To watch the sun rise on your face
To know that I can say I love you
At any given time or place

It's the little things that only I know
Those are the things that make you mine, all mine
And it's the flying without wings
'Cuz you're my special thing

I'm flying without wings
You're the place my life begins
And you'll be where it ends
I'm flying without wings
And that's the joy it brings
I'm flying without wings

6. Elvis Costello - (S)he

Ah gokillah lagu ini, mungkin ya, mungkin... Kalau mood kita sedang sangat sangat baik, kalau kisah cinta lancar jaya sejahtera sentosa selamanya, lagu ini akan membuat yang mendengar merasa sangat sangat tersanjung atau ingin mempersembahkan lagu ini untuk seseorang. Tapi buat orang yang berada dalam keadaan yang sebaliknya, lagu ini jadi menyedihkan. Kenapa? karena lagu ini sangat menyanjung seseorang, layaknya menyanjung seseorang yang unreachable banget karena kesempurnaannya, karena segala yang ada dalam dirinya.

(S)he, who always seems so happy in a crowd
Whose eyes can be so private and so proud
No one's allowed to see them when they cry
(S)he, may be the love that cannot hope to last
May come to me from shadows of the past
That I'll remember till the day I die

(S)he, may be the reason I survive
The why and wherefore I'm alive
The one I'll care for through the
rough and ready years
Me, I'll take her(/his) laughter and her(/his) tears
And make them all my souvenirs
For where she goes I've got to be
The meaning if my life is (S)he

7. Peasant - Stop For Her

Petikan gitarnya yang langsung menarik hati, liriknya yang sederhana namun jujur dan mengena di hati, this is why I love Indie! Begitu denger lagu ini gw langsung jatuh cinta dengan melodi dan liriknya, dan begitu sampe rumah langsung gw donlot. Dan langsunglah terdonlot si album On The Ground.

I would like to see you smile
Fall apart into each other for a while
Another day is just a day without you there

I love you dear

It is so hard

Let's not forget to shed a tear
And we'll go home to forever

And I'll love you, love.


8. Shelley Green - My Balance

Demi Tutatis yang agung! Lagu ini selalu bisa mereprentasikan perasaan gw kapanpun, dimanapun. Petikan gitar yang mengalun langsung membuyarkan konsentrasi gw, suara Shelley yang merdu akan langsung mencuri perhatian gw, dan liriknya akan langsung menyayat hati. Setiap denger lagu ini, gw merasa sedang dilempar, diterbangkan ke masa lalu yang memaksa untuk diingat

I know I've done some thing's that unforgivable
I hope that time will help fill in the hole
I know that everybody falls,
but my balance is much worse than other folks


9. Klaxons - Gravity's Rainbow

Yeayyyyy, Klaxons! Penyelamat hidup gw saat berada di kampus nista sialan yang isinya cewek2 dengan selera musik aneh, eh salah, selera musik sangat sangat standard. Yeah kampus gw itu isinya cewek2 gaul yang doyan sama musik arenbeh dan hip hop nan gaul itu (entah karena mereka sangat bodoh atau apa, mereka menyanyikan lagu dengan tema pengeksploitasian wanita dengan sangat jumawa...)

Jadilah gw tanpa sumber lagu oke seperti jaman SMP dan SMA. Dan gw terselamatkan dengan majalah Rolling Stones persi indo, memberitahu gw beberapa band yang musti gw berikan atensi lebih. Dan tersebutlah si klaxons. Dan kebetulan juga saat itu lagu mereka yang Golden Skans sangat sering dikumandangkan di radio.

Dan kemudian gw menemukan lagu ini, Gravity's Rainbow. Bagi kalian yang gak suka dengan musik dengan sedikit sentuhan futuristik yang berisik dan menghentak, saya gak sarankan mendengar lagu ini. But they're good man, they're good...

You'd slip through time but I won't let you

Come with me, come with me
We'll travel to infinity
Come with me, come with me
We'll travel to infinity
I'll always be there
Uh-oh my future love
I'll always be there
For you, my future love


10. Klaxons, It's Not Over Yet

Sebuah tembang lagi dari si Klaxons. Masih dengan sentuhan musik berisik dan mungkin bagi yang tidak suka, cenderung mengganggu. Tapi entah kenapa, liriknya sangat pop... But hey, I like pop!

I'll live for you
I'd die for you

Do what you want me to
I'll cry for you
My tears will show
That I can't let you go

It's not over, not over, not over, not over yet
You still want me, don't you?

Don't let me down
Don't make a sound
Don't throw it all away
Remember me
So tenderly
Don't let it slip away


11. Luna Sea - Love Song

Oke, vokalis Luna Sea mungkin tidak memiliki suara falsetto yang menggetarkan hati seperti suara Hideto aka Hyde Raruku, tapi... di lagu ini suara dia cukup menyayat hati. I like you Kawamura Ryuichi :-3

hitori kiri janai shinjirarenai mada mayotte (I still can't believe that I'm not alone, I still doubt it)
kimi wo shirumade sou jibun sae mienakatta (I couldn't even understand myself until I met you)
hitori de aruita kizukanakatta kono mabushisa (I used to walk alone, too blind to see the light)
subete to fureau koto sou nazeka kowakute (I was scared to hold you in my arms)

I miss you kimi no hitomi (I miss you, miss your eyes)
I love you ukandeiru (I love you, drifting on)


12. The Magic Numbers - I See You, You See Me

The Magic Numbers adalah band yang berisikan pria setengah baya yang menikmati membuat musik, dan video klip yang sangat tidak komersial. Lagu favorit gw dari band ini adalah Forever Lost dengan nada yang sangat ear catching, tapi lagu I see you, you see me merupakan lagu yang sering gw denger akhir2 ini.

I never wanted to love you, but that's okay
I always knew that you'd leave me anyway
But darling when I see you, I see me


13. Sebastien Tellier - La Ritournelle

This is one of the most beautiful yet addictive love song I ever heard. I found this treasure from the link that my ex posted at his facebook. And I can see how his current girlfriend loves this song. Anyway Rizky and Simona, you are such a cute couple :-)

So... then I watched the video, listened to the song, and then, BANG! I love it, totally love it. Kamu emang jawara Ky dalam nyari lagu bagus yang gak pasaran. You're the one who introduce me to incubus, weezer, and britpop, even I never admit it cause you always insult punk. And to be honest, I don't really like punk actually, I just like to be the opposite of you :-P

Anyway, back to the topic. This song has a very simple lyric, reminds me of classic pop song, but wrapped with enriched instrumentals. Well, I can't find the right words to depict this song, you just need to listen to it...

Oh nothing's going to change my love for you
I wanna spend my life with you
So we make love on the grass under the moon
No one call tell, damned if I do
Forever journey on golden avenues
Drift in your eyes since I love you

I got that beat in my veins for only rule
Love is to share, mine is for you


14. John Legend - Someday

Actually I always thought this song is just so pretty, has promising and convincing lines. But then, just like I wrote before, someday is for time that will never come. But still, I can't hate this song, I'm just like being attracted by the beauty and the sadness of the lines.

As days go by and fade to nights
I still question why you left
I wonder how it didn't work out
but now you're gone
and memories all I have for now
but no it's not over
we'll get older we'll get over
we'll live to see the day that I hope for
come back to me
I still believe that
we'll get it right again
we'll come back to life again
we won't say another goodbye again
you'll live forever with me


15. 311 - I'll Be Here A While

Argh one of my favorite band. And this song is one of my favorite song since I was still in SHS. I must say that this song should be listened when you're in uncertainty.

I'll be here a while ain't going nowhere
And if a person place or thing can deliver
I will quiver with delight
tempted by the hand that could
blind my vision and sight
but at twenty years of age
in frolic and in rage
I will see it through in time

Monday, June 10, 2013

Sudahkah kau menerimanya?

Rasa ini telah kuhadiahkan padamu
kubungkus dan kusematkan pita warna biru kesukaanmu
semoga sampai dengan selamat padamu

Rindu ini kukirimkan untukmu
kutuliskan di atas kertas merah muda
dalam amplop merah menyala

Kalau kau belum merasa menerimanya
tanyakan pada kantor pos terdekat
atau minta kirim ulang padaku
senantiasa kuberikan lagi untukmu

The Only Thing I Regret

I did many miserable things, people did many miserable things to me too.

I made my mistakes.

I made many sins.

I had my lowest points. My world turned upside down.

But it doesn't mean you may judge me, blame it all to me.

Matter of fact, who are you anyway, bitches?

I didn't regret anything happened in my life. Oh wrong, I regret one thing.

I regret that I had to meet you. If I could turn back time, I didn't want to get acquainted with you.

You know what, the path chose me in so many ways.

I was miserable back then, but I am so over the moon right now.

The path that hurt me a few years ago lead me to the moment I love the most. Now I'm having the time of my life.

So, who's laughing me now? Not me. Cause I grab my happiness not to prove anything to anyone. Maybe you are the one who's laughing right now. Laughing at yourself, at your lamest jokes.

Yes, you're so dead to me.

Macem hidup lo betul aja, nyet.

Sunday, April 28, 2013

Billy Joel, The Longest Time

Oh, oh, oh
For the longest time
Oh, oh, oh
For the longest time
If you said goodbye to me tonight
There would still be music left to write
What else could I do
I'm so inspired by you
That hasn't happened for the longest time

Once I thought my innocence was gone
Now I know that happiness goes on
That's where you found me
When you put your arms around me
I haven't been there for the longest time

Oh, oh, oh
For the longest time
Oh, oh, oh
For the longest time
I'm that voice you're hearing in the hall
And the greatest miracle of all
Is how I need you
And how you needed me too
That hasn't happened for the longest time

Maybe this won't last very long
But you feel so right
And I could be wrong
Maybe I've been hoping too hard
But I've gone this far
And it's more than I hoped for

Who knows how much further we'll go on
Maybe I'll be sorry when you're gone
I'll take my chances
I forgot how nice romance is
I haven't been there for the longest time
I had second thoughts at the start
I said to myself
Hold on to your heart
Now I know the (wo)man that you are
You're wonderful so far
And it's more than I hoped for

I don't care what consequence it brings
I have been a fool for lesser things
I want you so bad
I think you ought to know that
I intend to hold you for
The longest time

Monday, April 22, 2013

Kartini Day

Kemarin rakyat Indonesia merayakan salah satu hari besarnya, hari Kartini. Yang konon katanya salah satu pelopor emansipasi wanita di Indonesia. Agak lupa sih sejarahnya, rada males juga baca wiki, tapi yang pasti hampir semua rakyat Indonesia mengenal fotonya dengan kebaya putih, rambutnya yang dikonde dan senyum simpulnya.

Seinget gua, dia tidak seperti pahlawan wanita Indonesia lainnya yang menjadi pahlawan karena ikutan perang, tapi karena korespondensinya, karena tulisannya.

Gua agak muak dengan kata-kata emansipasi sebenernya. Banyak yang gak sadar dari cara mereka menuntut kesamarataan gender itu malah menunjukkan mereka sendiri telah mendiskreditkan gender mereka. Dulu ada temen gua yang bilang dia merasa dipergunakan oleh para wanita yang notabenenya tidak terlalu mengerti teknologi IT untuk memperbaiki laptop atau gadget mereka. Dan gua cuma tertawa saat itu. But it got me thinking.

Para wanita yang mengagungkan emansipasi sebenernya juga masih minta dinafkahi toh sama suaminya (kalau sudah bersuami), atau minta dibayarin pas kencan (buat yang masih pacaran). Kalau para pria tidak melakukan itu, dibilang gak bertanggungjawab, dibilang bukan cowok. Kalau disuruh ngangkat barang berat juga akhirnya minta tolong toh ke cowok? Kaya gitu koq bilang pengen emansipasi.

Menurut gua, Tuhan menciptakan cewek dan cowok itu emang beda. Cowok cenderung lebih kuat, cewek cenderung lebih lemah. Tapi ada satu yang cowok gak punya, tapi dimiliki hampir semua cewek, insting atau naluri keibuan. Naluri inilah yang membuat kita lebih concern tentang detail, lebih recet, lebih peduli, lebih bisa berempati dan bersimpati dibanding cowok. Insting melindungi yang dimiliki cewek dan cowok pun beda, walaupun mereka sama-sama memilikinya.

Kalo ada yang berpikiran cewek harus bisa masak bukannya itu wajar? Banyak juga cewek yang berpikiran setidaknya cowok harus bisa ganti ban mobil, ganti bohlam lampu, benerin genteng, dan bisa ngangkat aqua galon. Atau cowok harus suka sepak bola atau F1, kalo nggak mah bukan cowok banget. Lha, kita sendiri memiliki stereotype dan ekspektasi tersendiri terhadap kaum pria, kenapa mereka gak boleh punya itu juga? Gak adil dong. Katanya mau sama rata.

Gua juga memiliki suatu kepercayaan bahwa pria itu lebih baik sebagai leader daripada wanita. Kenapa? Oke, sepinter-pinternya cewek, selogis-logisnya cewek, pada akhirnya nanti pasti akan menunjukkan sisi feminin, which is not good as a leader. Mudah terbawa emosi, mudah tersentuh oleh hal kecil, cenderung lebih subjektif. Come on, akuin aja. Gua cewek koq, dan gua mengakui. I embrace my strength and weakness as a woman, and you should try too.

Lagipula, apa salahnya sih dengan tidak menjadi pemimpin? Gini aja deh, US has Obama as a president. Tapi tetep aja dia menunjuk beberapa wanita sebagai petinggi di pemerintahannya kan? Presiden itu tugasnya memimpin suatu negara, tapi tetap dia harus dibantu oleh para menteri dan pejabat lainnya. Misalnya menteri kesehatan. Si presiden belum tentu lebih menguasai bidang kedokteran dan kesehatan dibanding menterinya. 

Jadi gak usah merasa direndahkan kalau kita tidak bisa menjadi pemimpin. We are strong in our own way. We are best in our own way.

So, selamat hari Kartini.

Wednesday, April 17, 2013

Jakartaku Untukmu

Ingin kuajak kamu keliling Jakarta
berjalan kaki di bawah lampu sorot
atau hanya di bawah deretan pohon gersang

Warna langitnya pun jarang jingga sempurna
seringnya membiru agak kelabu
mungkin karena jutaan partikel debu

Siang hari langit Jakarta terik menggigit kulit
bahkan seakan tercium aroma mentari
jangan pernah kau coba tengok langitnya di siang hari

Tapi kuingin kamu tetap mengenal kota Jakarta
bukan hanya di sekitar jalan protokol Sudirman
mari menjauh sedikit dari jalan raya

Friday, April 12, 2013

Stereotype

A stereotype is a thought that may be adopted about specific types of individuals or certain ways of doing things,but that belief may or may not accurately reflect reality. (copied from Wikipedia)

Stereotype itu beneran ada. Dan itu menjadi sesuatu yang lumrah, wajar di kalangan dan negara manapun. Dan mungkin itu adalah hasil cuci otak yang telah dilakukan oleh lingkungan terdekat kita. Misalnya nih yah, bokap gua yang orang Jawa selalu melarang abang gua untuk pacaran apalagi nikah sama orang Sunda. Atau nyokap gua yang kadang suka tiba-tiba nyeletuk "Oh orang Palembang, pantes..."

Wajar? Iya. Dapat dibenarkan? Gak juga.

Tapi kadang stereotype itu ada benarnya. Misalnya nih yah, dibilang orang Jawa itu gak enakan, klemer-klemer, pasrah. Ya karena memang mereka dididik oleh keluarga mereka untuk menjadi seperti itu. Karena mereka berpikir nilai itulah yang benar. Pasrah terhadap hidup karena mereka berpikir toh nasib sudah diatur sama yang di atas. Klemer-klemer, ya karena mereka mikirnya alon-alon asal kelakon. Salah? Nggak juga. Pola pikir orang kan beda-beda.

Atau orang Manado yang sangat memperhatikan penampilan. Oke, gua punya beberapa temen Manado. Tiga sih yang lumayan deket. Dua orangnya memang sangat sangat memperhatikan penampilan, makanya mereka suka agak jengah dengan penampilan saya yang slebor. Dan menurut pengakuan salah satu dari dua orang itu, ibunya memang mengajarkan dia untuk memperhatikan penampilan. Kenapa? Karena orang menilai kita dari penampilan. Salah? Gak juga.

Udahlah, gak usah sok muna. Kalo lo lagi di bis, ada dua orang yang baru naik bis. Yang satu berpenampilan perlente ala pegawai kantoran, ganteng, dan yang satu lagi gembel dan bau, tatoan. Mana yang bikin lo lebih siaga? Orang yang kedua kan? Padahal kali aja yang copet itu adalah yang orang perlente tadi. Jadi nilai yang dianut oleh mereka ya gak salah juga.

Nah satu temen gua lagi yang Manado, pernah bilang jangan mau pacaran sama orang Manado, mereka biasanya sangat doyan hura-hura, dan agak kurang memperhatikan masa depan. Generalisasi? Iya banget. Tapi toh mereka mengakui. Nilai yang mereka anut salah? Gak juga, ada benarnya koq.

Sebenernya sih gak salah memiliki stereotype terhadap suatu kaum, entah suku, agama atau apapun. Asal gak berlebihan. Tapi ya dengan syarat, kalo lo distereotipin (bahasa Indonesianya being stereotyped ape ye?), ya jangan marah juga.

Memiliki stereotype sih oke-oke aja, tapi jangan sampe nge-judge. Misalnya cewek pake rok pendek dan baju ketat itu murahan. Eh buset, kenal juga kagak, nilainya gak asik bener. Padahal kali aja mereka memang nyaman dengan pakaian itu. Mungkin aja mereka emang kegerahan dengan udara Jakarta.

Lagipula kan ada bedanya orang yang pake baju gitu karena nyaman dan memakai baju begitu karena pengen narik perhatian cowok. Gak tahu bedanya? Makanya jangan nge-judge. Ada beberapa temen gua yang berpikir pake celana sepaha dan you-can-see ke mall itu sangat casual dan gak ribet. Tapi ada juga temen gua yang pake kaya gitu karena pengen ngeluarin sex appeal buat narik perhatian cowok. Gua punya dua jenis temen kaya gitu, makanya gua bisa bedain mana yang punya hidden agenda, mana yang nggak. Nah, kalau kalian gak tahu bedanya, shut the fuck up, man.

Kalau judgement lo segitu parahnya, itu bukan stereotype lagi, tapi lo udah prejudice, man.

I wear tight clothing, high heeled shoes
It doesn't mean that I'm a prostitute, no no
I like rap music, wear hip hop clothes
That doesn't mean that I'm out sellin' dope no no
Oh my forgive me for having straight hair, no
It doesn't mean there's another blood in my heir yeah yeah
I might date another race or color
It doesn't mean I don't like my strong black brothers.

Why oh why must it be this way

Before you can read me you gotta learn how to see me, I said
Free your mind and the rest will follow
Be color blind, don't be so shallow.
Free your mind and the rest will follow
Be color blind, don't be so shallow
(En Vogue, Free Your Mind)